Menjadi pembisnis bukan pedagang

by Agustus 13, 2017
BLOG 0   90 views 0

Pada dasar bisnis dan dagang hal yang sangat berbeda, kali ini ngotik akan membahas MENJADI PEMBISNIS BUKAN PEDAGANG. Kenapa harus menjadi pembisnis bukan menjadi pedagang mungkin dari saahabat kedua ini adalah sama pengertiannya, padahal salah besar karena bisnis dan pedagang adalah hal beda malah sangat berbeda.

pedagang dan pembisnis

Bisnis


Berbisnis itu sifatnya jangka panjang sehingga membutuhkan visi dan misi yang jauh ke depan. Setiap orang mampu berdagang, namun hanya sedikit yang punya visi dan misi besar menjadi pebisnis. Inilah sebabnya mengapa para pengusaha kaya itu hanya sedikit saja jumlahnya, tapi mampu menguasai 80% perputaran uang dan pengusaha kecil yang jumlahnya jutaan orang itu hanya mendapatkan 20% saja.

Bisnis memiliki visi dan misi yang sangat jelas dan ter struktur rapi manajemennya.

 

Baca juga:

Tempat berkumpulnya Iers dalam beriklan-scaleup

Pedagang


Pedagang hanya menitik beratkan bagaimana mendapatkan untung yang cepat yang dapat dirasakan dengan cepat tanpa memiliki visi dan misi yang tidak jelas dengan manajemen yang bisa dibilang belum tersusun.

Keliru  memahami mindset ini, maka akan memicu keliru-keliru lain yang sangat fatal akibatnya. Seperti dijelaskan, pengusaha kecil, seringkali telah menganggap diri mereka telah melakukan bisnis, padahal sejatinya meraka barulah jadi pedagang saja.

Banyak orang yang ingin berbisnis berpikir bahwa menjadi seorang wirausahawan dapat menyelesaikan permasalahan keuangannya dalam waktu singkat. Pikiran seperti ini akan sangat mempengaruhi tindakan kita dalam berbisnis. Sehingga, demi memenuhi target mendapatkan hasil besar dalam waktu singkat, segala cara dihalalkan. Misalnya, produk yang masih lemah kualitas dan brand nya dipaksakan masuk pasar tanpa nilai tambah apapun. Akibatnya bisa ditebak, produk tidak laku.

Mental seorang pedagang yang bepikiran jangka pendek tidak akan mampu menghadapi tekanan dalam dunia bisnis yang sesungguhnya. Pedagang menginvestasikan uangnya untuk jangka pendek, sehingga perputaran uangnya cepat, bahkan sangat cepat. Padahal seorang pebisnis berinvestasi untuk jangka panjang, sehingga perputaran uangnya terlihat lambat.

Fokus pada harta membuat kamu lelah, tapi fokuslah pada manfaat dan membangun relasi, ini sangat jangka panjang Dan begitulah seharusnya seorang pebisnis.

Jadi kesimpulannya ubah dahulu mindset nya agar menjadi pembisnis bukan menjadi pedangan. Menurut sahabat apakah ngeblog jangka pendek atau jangka panjang?… jika sahabat sudah mer ubah midset sahabat maka sahabat akan tahu jawabannya.

Komentar dengan 💗 di 👇🏾