Mendongkrak Serp dengan Long Tail Keyword turunan

by Oktober 7, 2018
BLOG DIGITAL MARKETING SEO 0   15 views 0

Bukan rahasia lagi cara mendongkrak serp dengan Long Tail Keyword turunan, Mungkin Anda para mastah blogger sudah lebih dahulu mengenal Long Tail Keyword namun untuk blogger baru saya akan jelaskan di artikel ini bagaimana cara mendongkrak Serp dengan Long Tail Keyword turunan.

Jumlah Long Tail Keyword biasanya cukup banyak dengan jumlah pencarian yang rata-rata sedikit, jadi diperlukan ketelatenan atau ketelitian dalam menulis artikel yang Anda ingin buat untuk menembak keyword-keyword turunan ini.

Long tail keyword turunan

Jadi, Apa itu Long Tail Keyword

Long Tail Keyword adalah keyword-keyword turunan dari keyword utama atau kata kunci dari keyword utama dan bukan rahasia lagi bahwa long tail keyword mudah di rangking daripada keyword utama, karena pesaingnya lebih sedikit.

Pertama: Long Tail Keyword dalam Artikel

Long tail keyword dalam artikel biasanya terdapat di Heading 2 atau pun Heading 3 (h2 dan h3).

Contoh artikel Anda menembak kata kunci “Internet marketer” maka Anda bisa membuat berbagai sub-heading untuk turunannya seperti Internet marketer Indonesia, cara menjadi internet marketer, sukses menjadi internet marketer, pengertian internet marketing, internet marketer terbaik Indonesia. Dari sub-heading ini bisa di sub lagi seperti misalnya sukses menjadi internet marketer indonesia, pengertian internet marketer menurut , internet marketer indonesia di jakarta dan sebagainya.

Long tail keyword

Rata-rata para blogger memiliki artikel jenis ini mempunyai panjang minimal 300 kata karena membutuhkan penjabaran untuk tiap-tiap sub-heading. Sisi positifnya, artikel yang berhasil meranking dengan cara ini biasanya mempunyai posisi yang cukup stabil di search engine cari ini digunakan untuk mengoptimasi website Anda di search engine.

Kedua: Long Tail Keyword dalam Gambar

Cara ini lebih mudah, cepat dan tidak terlalu sulit dalam proses mengoptimasi karena Anda hanya tinggal cari gambar-gambar yang related dengan keyword-keyword turunannya, kemudian sebar di sepanjang artikel. Jangan lupa untuk memasukkan keyword turunan tersebut di bagian alt-image. Tambahkan juga di bagian caption dan deskripsi jika memungkinkan.

Anda ingin index lebih banyak ? setting file tujuan ke attachment. Tapi hati-hati jika dipakai adsense karena jika tanpa auto deskripsi maka halaman attachment Anda akan menampilkan gambar saja. Niche yang cukup potensial yang menggunakan cara kedua ini adalah niche yang membutuhkan banyak gambar seperti fashion, otomotif, wallpaper dan sebagainya.

Seiring dengan berjalannya waktu, ketika keyword turunan sudah mulai meranking atau naik, biasanya keyword utama akan naik dengan sendirinya. Juga sebaliknya, jika keyword utama naik, turunannya kemungkinan besar juga ikut terdongkrak.

Komentar dengan 💗 di 👇🏾

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.