Mempelajari funneling dalam digital marketing

by April 20, 2018
BLOG DIGITAL MARKETING 0   43 views 0

Dalam dunia digital marketing itu ada yang dikenal dengan istilah funneling atau sering juga disebut sebagai sales funneling.

Funeling ini sangatlah berguna untuk para pelaku affiliate marketing dan juga buat jenis usaha online lainnya, entah itu toko online atau digital agency yang mau menawarkan jasanya ke para calon klien.

Apa itu funneling

Funneling ini adalah bagaimana mengubah pengunjung websute atau blog kita menjadi pelanggan ataupun pembeli dengan membawa mereka masuk ke dalam sebuah funnel (corong) yang secara bertahap mengedukasi mereka tentang produk atau jasa yang mau kita tawarkan sehingga pada akhirnya mereka melakukan keputusan membeli secara sadar dan kita juga memiliki potensi untuk memperoleh profit maksimum dari setiap pengunjung.

Penjelasannya sebagai berikut: traffic pengunjung kita arahkan ke landing page kita yang memiliki tujuan utama untuk mengumpulkan daftar email orang-orang yang sekiranya tertarik dengan apa yang kita tawarkan.

Setelah mereka mendaftar, mereka akan dimasukkan ke bagian pertama funnel kita yaitu front end product kita. Terlepas mereka membeli atau tidak front end product kita, mereka sudah ada dalam email list kita sehingga kita bisa mengirimkan follow up untuk mengedukasi dan mengenalkan mereka ke produk yang kita tawarkan dan melalui follow up ini, kita bisa menawarkan back end produk kita kepada mereka.

Ini adalah salah satu cara yang paling sederhana kalau kita ingin menjalankan affiliate marketing atau bisnis online. Seiring bertambahnya pengalaman dan skills kita, tentunya funnel kita akan terus berkembang semakin kompleks.

Baca juga:

  1. Cara mendapatkan traffic blog 1000 per hari
  2. Mahir internet marketing untuk bisnis
  3. Mudahnya berbisnis online

Sebuah penelitian prioritas marketer telah menemukan bahwa :

  • 60 % dari marketer memprioritaskan lead generation.
  • 57 % dari marketer juga merasa bahwa mengubah lead dan mengarahkannya ke penjualan merupakan prioritas penting.

Orang yang baru menemukan brand Anda untuk pertama kali, tidak akan langsung melakukan pembelian karena mereka merasa belum siap untuk membelinya. Hal yang bisa Anda lakukan untuk hal ini adalah dengan menjalin komunikasi dengan para calon customer.

Ajak mereka untuk mengenal perusahaan Anda dan tahu tentang produk Anda. Secara perlahan tapi pasti, mereka akan berminat pada layanan Anda sebelum melakukan pembelian. Dengan mengidentifikasi dan memperbaiki area terlemah dalam sales funnel Anda, Anda dapat memastikan bahwa lead Anda akan memiliki presentase yang tinggi untuk melakukan pembelian dan menjadi repeat customer (langganan).

Sales funneling

Ketika lead dalam perjalanan melalui sales funnel Anda, mereka akan melewati beberapa tahap :

  1. Awareness (mempelajari brand Anda)
  2. Interest (mulai untuk melihat, mengapa produk dan service Anda bernilai untuk mereka)
  3. Decision (membuat keputusan untuk terlibat dalam brand Anda)
  4. Action (membeli sesuatu)

Anda perlu memastikan bahwa Anda melakukan apa saja untuk menjangkau customer potensial Anda.Anda bisa menggunakan funneling ini untuk mendapatkan pelanggan yang potensial.

Komentar dengan 💗 di 👇🏾

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.